Rabu, 13 Januari 2016

Rika Anggunawaty



PENGALAMAN HIDUP KETIKA MELAHIRKAN
Nama saya rika anggunawaty
Saya adalah mahasiswi di STMIK KAPUTAMA BINJAI.awalnya saya berniat ingin menikah setelah selesai kuliah tetapi target saya di percepat oleh Allah SWT,dan akhirnya saya pun menikah tepat pada tanggal 9 Agustus 2014 lalu.sempat fakum 7 tahun baru saya melanjutkan kuliah,memang sih saya sudah kelamaan untuk melanjutkan kuliah karena sudah terlalu enak mencari uang setelah lulus SMK,Tetapi itu semua tidak menjadi alasan bagi saya untuk tetap meraih mimpi saya.
                Selang 2 bulan saya menikah dan kami pun di beri rezki oleh Allah untuk mendapatkan Momongan dan saya pun Hamil Anak pertama kami.setelah 9 Bulan saya mengandung dan dokter kandungan saya memprediksi tanggal 4 juni 2015 saya melahirkan,tetapi prediksi meleset 1 hari.1 hari Menjelang melahirkan saya sudah berada di tempat Persalinan.Pukul 22.00 WIB sudah mulai kontraksi sampai pukul 00.30 dan akhirnya pecah ketuban.Sang bidan berkata paling lama pukul 03.00 wib sudah bisa melahirkan dan ternyata sampai pukul 04.00 wib belum juga keluar si jabang bayinya. takut kenapa-kenapa dengan saya dan bayi karena sudah terlalu lama pecah ketuban,dan akhirnya saya pun di rujuk ke Rs.Bangkatan untuk melakukan operasi cesar.
                Saya kira begitu sampai di rumah sakit langsung di proses untuk operasinya dan ternyata dugaan saya salah.jeritan demi jeritan yang saya teriakkan dari mulut ini karena terus kontraksi dan tidak bisa tertahankan sakitnya.di situ juga saya melihat suami saya  yang meneteskan air matanya karena melihat saya terus menjerit kesakitan untuk memperjuangkan bayi kami.
                Akhirnya dokter pun datang tepat pukul 06.15 wib,dan saya pun langsung di masukkan ke ruang operasi.seumur hidup baru pertama kali saya merasakan yang namanya operasi di situ juga saya tidak ada merasa takut dan malu lagi semua demi anak kami.tulang punggung saya di bius sampai 2 kali karena 1 kali bius tidak bisa masih terasa di sentuh.hanya 15 menit saja prosesnya dan anak saya pun mengeluarkan suara tangisan “owekowekowekowekowek”alhamdulillah bayi saya selamat dan sehat.berat timbangannya 4 kg dan tingginya 50 cm.setelah di bersihkan suster suami saya pun mengadzaninya.5 hari saya di rawat di rumah sakit dan sama sekali tidak bisa bergerak selama 3 hari karena efek bius masih ada.setelah pulang dari rumah sakit saya pun pulang ke rumah mertua saya dan ibu mertua juga yang merawat saya selama 1 bulan.
                Saat ini anak saya sudah berusia 7 bulan yang bernama Raline Khalisyah Ariyadi.bahagia rasanya ketika berfikir saat ini saya sudah memiliki keluarga kecil.
                Pesan pribadi dari saya”Hormati dan sayangilah ibu kita masing-masing,karena perjuangan dan pengorbanan seorang ibu untuk melahirkan anaknya sangatlah besar dan nyawalah taruhannya”.
Tiada kata yang paling indah selain kata IBU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar