PENGALAMAN
HIDUP KETIKA MELAHIRKAN
Nama saya rika anggunawaty
Saya adalah mahasiswi di STMIK KAPUTAMA BINJAI.awalnya saya berniat
ingin menikah setelah selesai kuliah tetapi target saya di percepat oleh Allah
SWT,dan akhirnya saya pun menikah tepat pada tanggal 9 Agustus 2014 lalu.sempat
fakum 7 tahun baru saya melanjutkan kuliah,memang sih saya sudah kelamaan untuk
melanjutkan kuliah karena sudah terlalu enak mencari uang setelah lulus
SMK,Tetapi itu semua tidak menjadi alasan bagi saya untuk tetap meraih mimpi
saya.
Selang 2 bulan
saya menikah dan kami pun di beri rezki oleh Allah untuk mendapatkan Momongan
dan saya pun Hamil Anak pertama kami.setelah 9 Bulan saya mengandung dan dokter
kandungan saya memprediksi tanggal 4 juni 2015 saya melahirkan,tetapi prediksi
meleset 1 hari.1 hari Menjelang melahirkan saya sudah berada di tempat
Persalinan.Pukul 22.00 WIB sudah mulai kontraksi sampai pukul 00.30 dan
akhirnya pecah ketuban.Sang bidan berkata paling lama pukul 03.00 wib sudah
bisa melahirkan dan ternyata sampai pukul 04.00 wib belum juga keluar si jabang
bayinya. takut kenapa-kenapa dengan saya dan bayi karena sudah terlalu lama
pecah ketuban,dan akhirnya saya pun di rujuk ke Rs.Bangkatan untuk melakukan
operasi cesar.
Saya kira begitu
sampai di rumah sakit langsung di proses untuk operasinya dan ternyata dugaan
saya salah.jeritan demi jeritan yang saya teriakkan dari mulut ini karena terus
kontraksi dan tidak bisa tertahankan sakitnya.di situ juga saya melihat suami
saya yang meneteskan air matanya karena
melihat saya terus menjerit kesakitan untuk memperjuangkan bayi kami.
Akhirnya dokter
pun datang tepat pukul 06.15 wib,dan saya pun langsung di masukkan ke ruang
operasi.seumur hidup baru pertama kali saya merasakan yang namanya operasi di
situ juga saya tidak ada merasa takut dan malu lagi semua demi anak kami.tulang
punggung saya di bius sampai 2 kali karena 1 kali bius tidak bisa masih terasa
di sentuh.hanya 15 menit saja prosesnya dan anak saya pun mengeluarkan suara
tangisan “owekowekowekowekowek”alhamdulillah bayi saya selamat dan sehat.berat
timbangannya 4 kg dan tingginya 50 cm.setelah di bersihkan suster suami saya
pun mengadzaninya.5 hari saya di rawat di rumah sakit dan sama sekali tidak
bisa bergerak selama 3 hari karena efek bius masih ada.setelah pulang dari
rumah sakit saya pun pulang ke rumah mertua saya dan ibu mertua juga yang
merawat saya selama 1 bulan.
Saat ini anak saya
sudah berusia 7 bulan yang bernama Raline Khalisyah Ariyadi.bahagia rasanya
ketika berfikir saat ini saya sudah memiliki keluarga kecil.
Pesan pribadi dari
saya”Hormati dan sayangilah ibu kita masing-masing,karena perjuangan dan
pengorbanan seorang ibu untuk melahirkan anaknya sangatlah besar dan nyawalah
taruhannya”.
Tiada kata yang paling indah selain kata IBU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar