Nama saya dian pratama putra , saya
lahir di kota binjai kecamatan binjai kabupaten langkat yang biasa dikenal desa
kwala madu, saat ini saya sehari-hari beraktifitas lagi kuliah di STMIK
KAPUTAMA, juga bekerja di PTPN2 Kwala madu masih kontrak sih belum karyawan dan
ada kerja sampingan juga di depan rumah saya buka kios service hp, begitu sibuk
bukan seharian saya , bahkan untuk jalan-jalan atau bermain takraw di kampung
saja saya harus menunggu 1 minggu di mana itu adalah hari libur kuliah di hari
minggu,tetapi dengan semua itu saya kerjakan terasa biasa saja dan tanpa beban
karna saya dari sekolah SD juga sudah di dicontoh kanmelihat bekerja oleh kedua
orang tua dan wawak saya seperti pergi keladang, membuat batu bata di tempat
wawak saya dan mengembala/angon kerbau. Bahkan dari SMP kelas 3 saya sudah
mulai bekerja membuat batu bata dan mengembala kerbau, kali ini bukan paksaan
dari kedua orang tua dan wawak saya tetapi atas kemauan saya sendiri bukan karna saya dapat gaji tetapi saya
sangat senang kalau ada orang tua yang memuji kedua orang tua saya karna anak
nya rajin dan sudah mau bekerja itu lah yang membuat saya menjadi semangat ,
dan juga cuman itu dari SMP saya sudah bisa memegang uang sendiri, waktu
sekolah dulu mungkin apa yang saya ingin kan dapat saya beli karna saya sudah
memegang uang banayak dari gaji dan uang tambahan dari orang tua saya, kalau
zaman sekolah dulu ya alhamdulilah lah , hehehehe…
Dibalik itu semua namun bapak saya
kurang mendukung sih dengan apayang saya kerjakan karna bapak saya tidak mau
jadi keterusan saya kerja keras seperti itu dan terkadang jika saya ingin ikut
bekerja dengan wawak saya bapak saya tidak setuju tetapi mamak saya membiarkan
saya untuk bekerja namun karna saya kepingin punya uang juga jadi saya ikut
kerja saja dan waktu SMP saya sudah punya Hp sendiri,dari hasil keringat
sendiri dan hanya bebrapa orang saja yang punya hp seprti saya dan saat itu pun
saya juga gak tau untuk apa hp itu tidak ada di sms apalagi di telfon hanya
sekedar untuk mengganjal di saku baju saya supaya terlihat sama orang lain ,
hahahaha…
Waktu sekolah SMK saya juga merasa
irih dengan teman-teman saya karna mereka rata-rata menggunakan spedamotor
untuk berangkat kesekolah sedangkan saya menunggu angkotan umum seperti angkot
Pembangun Semesta karna kalau naik angkot biasa biaya nya lebih mahal dan perlu
naik 2 kali untuk menuju sekolah saya karan rumah saya di stabat sedangkan
sekolah saya di binjai tanah tinggi,dan untuk pejalanan dari rumah ke simpang
sekitar 500meter dan juga menuju simpang tanah tinggi ke sekolah SMKN2 binjai
itu juga sekitar 500meter dan saya tempuh dengan jalan kaki, lelah dan panas
saya tempuh setiap hari, ingin rasa nya punya spedamotor dan tidak merasakan
jalan kaki sperti itu lagi tapi harus bagaimana untuk minta belikan kepada
orang tua pun tidak tega karna kebutuhan orang tua saya pun bukan untuk saya
saja juga ada dua adik ku lagi yang bersekolah dan masih TK , lagi pun harga
spedamotor pun sangat mahal jadi saat itu tidak mungkin masih saya dapatkan,
ingin rasa nya sperti SMP dulu sangat beda dengan SMK, mungkin dari SMK ini lah
saya berpikir beginilah yang namanya tekat belajar, dan saya yakinkan kelelahan
waktu itu ada hikmah nya dan saat itu saya bertekat suatu saat saya akan punya sepeda motor sendiri, hasil keringat sendiri,
dan punya spedamotor besar .
Atas semua sekolah yang aku lalui
semua dan aku akhir nya tamat SMK terasa lepas sudah penat ku selama ini,
terasa lepas beban ku, namun sebentar saja saya merasa bebas sperti itu setelah
beberapa bulan saya memikirkan kerja dengan kuliah saat iu saya sangat bimbang
dengan kedua pilihan tersebut namun sewaktu saya masih berfikir untuk kuliah
saya ditawarkan untuk bekerja di PT Bank Danamon kali itu saya merasa senang
dan untuk kuliah saat itu saya tinggal kan dahulu, nah setelah saya masuk
kerja, di situ saya melihat karyawan yang bekerja di bank danamon yang
rata-rata sudah pada sarjana dan hanya marketing saja yang bekerja untuk
menawarkan kartu kredit, saya berfikir ternyata inilah kerjaan untuk tamat sekolah
menengah dan untuk jenjang karir mungkin sangat berat jika naik karir saya
untuk tamatan saya saat ini, dan saat itu saya berniat kuliah pada saat itu
juga saya putus kan untuk berhenti dulu bekerja di bank danamon itu, setelah
saya berhenti saya ditawarkan untuk bekerja di PTPN2 dengan memnuhi syarat yang
ada, dan allhamdulilah saya bisa mengerjakan apayang di perlukan di PTPN2 ini
dan kerjaa ini sangat menguntungkan untuk ku karna bisa dibarengi dengan
kuliah, saya sangat nyaman dengan pekerjaan ini karna saya dapat satu kantor
dengan bapak saya dan saya kumpulkan gaji saya sehingga apayang saya inginkan
dan saya tekatkan selama sekolah hingga bekerja telah berhasil dan saat ini
saya sudah mempunyai spedamotor sendiri yaitu Spedamotor Vixion yang saya punya
saat ini dan allhmdulilah sampai sekarang speda motor saya sudah lunas dengan
hasil kerja saya dan keahlian saya saat ini, ini lah kisah saya yang mungkin
saat ini saya ceritakan , mudah-mudahan dengan pengalaman saya ada yang bisa
diambil contoh, dan saya saat ini berangan-angan ingin mencritakan kisah saya
ini kepada anak saya pada suatu saat nanti .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar